Rabu, 08 Maret 2017

Teknik Penutupan Yang Powerful

Bagaimana Melakukan Teknik Penutupan Yang Powerful?

ahli presentasi, kelas public speaking, Kursus public speaking, pelatihan public speaking, public speaking surabaya, sekolah public speaking, skill presentasi, teknik presentasi,


Jika anda sudah mengawali dengan baik, anda harus menutupnya dengan sempurna. Ada enam cara yang bisa anda gunakan untuk membuat penutupan yang  berkesan, yakni:



Ikrar atau Janji
Dengan teknik ini anda minta peserta membuat janji atau komitmen bersama untuk melakukan apa yang sudah dipelajari. Seperti mengatakan agar membangun kualitas pelayan pada perusahan untuk kemajuan bersama.



Ajakan
Teknik ini menekankan ajakan agar audiens melakukan apa yang sudah dipelajari. Contoh sederhana seperti mengajak audiens untuk membangun kualitas pelayanan pada perusahaan.



Cerita
Teknik penutup dengan cerita secara tidak langsung mengajak audiens melakukan apa yang sudah diajarkan.

Contoh:

“Suatu hari datang seorang pemuda, ia ingin menguji seorang guru yang bijak, guru itu selalu member nasihat yang baik pada setiap orang yang datang padanya. Dengan niat menguji, pemuda itu lantas menyembunyikan tangannya di punggung lalu bertanya pada gurunya,



‘Guru, ditanganku ada seekor burung, menurut Guru, burung ini mati atau tidak?’



Sang Guru tersenyum kemudan berkata,



‘Anak muda, hidup dan mati burung itu ada ditangan anda, saat saya katakan burung itu mati maka anda akan melonggarkan genggaman anda pada burung itu, namun ketika saya katakan burung tersebut masih hidup, maka anda akan meremasnya sampai mati.’



Saat ini, sukses atau tidaknya Bapak Ibu ada di tangan anda, saya sudah member ilmu, dan anda sudah menerimanya, jika anda ingin bertindak sesuai dengan apa yang dipelajari saya yakin anda akan mendapat apa yang anda inginkan. Sukses untuk anda semua, Selamat malam.”



Lagu
Bila menggunakan teknik ini, anda minta audiens menyanyikan lagu penutup. Pastikan lagu yang anda pilih sesuai dengan tema yang dibahas, contoh ketika tema yang berlangsung adalah tentang motivasi maka lagu yang cocok adalah I Believe I Can Fly.


Pantun
Teknik pantun juga  bisa digunakan untuk menutup presentasi

Contoh:

Buah papaya masak di kebun

Buah mangga harum baunya

Belajar public speaking haruslah tekun

Agar efektif hasilnya



Kutipan

Kutipan dari tokoh terkenal bisa dijadikan penutup presentasi, namun tokoh tersebut harus dikenal audiens, alternatifnya adalah memberitahu sedikit latar belakang sang tokoh.



More info? Kunjungi www.PublicSpeakingSurabaya.id

Atau hubungi Marketing Kami di 0822-6073-8344 (GIO)

Penyusunan Isi Presentasi


Kursus public speaking, pelatihan public speaking, training public speaking, kelas public speaking, biaya public speaking, sekolah public speaking,  skill presentasi, teknik presentasi, jago presentasi, ahli presentasi, public speaking surabaya

Dalam penyusunan isi presentasi ada beberapa kesalahan beberapa pembicara adalah mengabaikan susunan atau alur dari isi pembicaraan mereka. Menyusun struktur pembicaraan dengan baik akan memudahkan audiens mengerti, memahami, dan mengingat pesan yang Anda sampaikan. Anda harus membuat alur yang benar dan baik agar audiens bisa mengikutinya dengan mudah. Bila audiens sudah mengingat pesan Anda, mereka bisa melakukannya.

Berikut teknik menyusun body presentasi Anda:

Teknik 5 W dan 1 H
Dengan teknik ini Anda menguraikan What, Where, When, Why, Who, dan How dari topik Anda. Walaupun tidak semua W harus Anda penuhi, ada dua unsur W, yaitu What dan Why, yang harus Anda masukkan ke body presentasi Anda.

Contoh :

Introduction
Opener (Pilih 1 dari 4 teknik membuka presentasi di bab sebelumnya)

Topik      Power of Dream

Agenda

Memahami apa sih impian itu ?
– Mengapa setiap orang harus memiliki impian ?

– Dan bagaimana membuat impian anda menjadi kenyataan ?



Body – menggunakan 5W dan 1 H
Poin Utama pertama: What

Apa sebetulnya impian itu?

Anda bisa membahas definisi impian atau cita-cita menurut kamus atau tokoh terkenal



Poin Utama kedua: Why

Mengapa impian itu penting?

Berikan maksimal tiga alasan impian itu penting bagi audiens. Perkuat poin Anda dengan ilustrasi, misalnya kisah bagaimana impian Anda menjadi kenyataan atau kisah tentang seorang tokoh yang bisa mewujudkan impiannya.



Poin Utama ketiga: How

Bagaimana cara mewujudkan impian?

Di poin ini, jelaskan cara untuk membuat impian audiens terwujud. Ingat, uraikan maksimal tiga cara untuk mewujudkan impian dalam bentuk subpoin. Sebagai contoh:



Tiga cara mewujudkan impian:

Miliki keinginan yang kuat
Miliki komitmen
Miliki konsistensi


Setelah itu, perkuat tiap-tiap poin dengan ilustrasi.


More info? Kunjungi www.PublicSpeakingSurabaya.id

Atau hubungi Marketing Kami di 0822-6073-8344 (GIO)

7 Cara Mengimprovisasi Presentasi Anda

Bagaimana Menerapkan 7 Cara Mengimprovisasi Presentasi Anda?

Kursus public speaking, pelatihan public speaking, training public speaking, kelas public speaking, biaya public speaking, sekolah public speaking,  skill presentasi, teknik presentasi, jago presentasi, ahli presentasi, public speaking surabaya


Kita melakukan sebuah percakapan di setiap bagian dari hidup kita: dirumah, dengan relasi kita, anak-anak dan teman-teman; melalui situasi social seperti dalam sebuah acara ataupun dalam sebuah meeting komunitas; dan saat bekerja – termasuk dalam meeting, dan interview. Beberapa pada jenis percakapan itu bersifat percakapan yang santai; tetapi banyak spesifikasi tujuan. Inilah mengapa kita harus mengeksplor bagaimana percakapan yang sering kita gunakan. Bagaimana caranya kita melakukan presentasi yang produktif dan efektif dalam seminar public speaking?

Ada 7 strategi untuk mengimprove hal tersebut :

Menjelaskan tentang tujuan Anda.
Menyusun apa yang Anda pikirkan.
Mengatur waktu Anda.
Temukan kesamaan.
Bergerak diluar argument.
Sering meringkas.
Gunakan visual.
Jangan merasa Anda harus melakukan ketujuh cara tersebut dalam satu waktu. Ambil salah satu strategy dan kerjakan selama beberapa hari. (Anda harus melakukan cukup banyak praktik dalam berbicara!) Suatu waktu Anda harus padukan kemampuan Anda dalam berpresentasi di training public speaking, bergerak kearah lain.

Jelaskan Tujuan Anda
Awali presentasi Anda dengan apa yang wajib Anda jelaskan. Pikirkan jika presentasi sama dengan sebuah perjalanan Anda untuk untuk mengajak orang-orang dalam suatu group. Anda akan melengkapi perjalanan Anda secara efektif hanya jika Anda tau cara menyelesaikannya. Buatlah Headlinenya, jika Anda tau apa yang Anda ingin capai, maka buatlah uraiannya didepan.



Tujuan dapat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu :

Explore masalah, dan
Temukan solusinya.


Menyusun Pikiran Anda
Anda dapat mengimprove presentasi dengan memberikan Audience Anda susunannya. Yang simplenya menyusun presentasi yang dibagi menjadi beberapa bagian.

Kita dapat membayangkan menjadi dua bagian prosesnya. Pertama, explore kenyataan dan namanya. Mengartikan pengalaman ke sebuah ide. Kedua, manipulasi ide sampai tercapainya hasil. Pemikiran pertama adalah berpikir tentang sebuah masalah; pemikiran kedua adalah berpikir tentang mencari solusi.


More info? Kunjungi www.PublicSpeakingSurabaya.id



Atau hubungi Marketing Kami di 0822-6073-8344 (GIO)

Teknik Pembukaan yang Berkesan

Bagaimana Menyusun Teknik Pembukaan yang Berkesan?

Kursus public speaking, pelatihan public speaking, training public speaking, kelas public speaking, biaya public speaking, sekolah public speaking,  skill presentasi, teknik presentasi, jago presentasi, ahli presentasi, public speaking surabaya


Teknik pembukaan yang berkesan dalam seminar public speaking | setiap detik ada 11 juta bit informasi yang masuk ke panca indra seseorang, sementara dia hanya akan memperoses sekitar 40 informasi dan membuang yang lain. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menarik perhatian mereka pada kesempatan pertama dengan teknik pembukaan yang menarik. Ada 3 alasan utama teknik pembukaan yang penting dalam presentasi :

1. Untuk menarik perhatian audiens. Secara fisik, audiens bisa saja berada diruang tempat Anda melakukan presentasi, tapi pikiran mereka mungkin menjelajah kemana-mana. Teknik pembukaan ini sangat penting untuk menarik perhatian audiens sehingga fokus mereka mengarah kepada Anda.

2. Untuk mencairkan kekakuan. waktu yang sangat penting saat berbicara di depan umum adalah 5 menit pertama. Kalau 5 menit pertama itu lancar, umumnya sepanjang presentasi akan berjalan lancar.

3. Untuk memberikan informasi. Audiens akan mendapatkan informasi mengenai isi pidato dari pembukaan yang Anda sampaikan.

Berikut ada 10 cara membuka presentasi yang bisa menarik perhatian audiens :

1.Visual  Impact. Anda memperlihatkan dampak secara visual yang menarik  perhatian audiens dan menjadi jembatan untuk masuk ke pembahasan topik.

2. Powerful Question. Anda memberikan permasalahan yang sedang terjandi dan presentasi Anda merupakan solusi dari permasalahan itu.

3. Audient Participatino. Anda meminta partisipasi langsung dari audiens.

4. Story. Anda menceritakan kisah yang berkaitan dengan topik yang akan Anda bahas.

5. Four Statement. Anda melemparkan empat pertayaan yang sama atau berbeda, disusul dengan topic bahasan Anda yang berkaitan dengan keempat pertanyaan itu.

6. Pujian. Anda membuka presentasi dengan memberikan pujian kepada audiens.

7. Fakta Mengejutkan. Anda memberikan fakta yang tidak diketahui sebagai bahan untuk membuka presentasi dan memberikan efek mengejutkan bagi audiens. Hal ini penting agar Anda memperoleh perhatian mereka.

8. Kutipan. Anda mengambil kutipan dari tokoh yang audiens kenal sebagai acuan dalam mengembangkan materi seminar.

9. Humor. Walaupun bisa membuka presentasi dengan humor, Anda perlu jeli dan berhati-hati dalam menggunakannya.

10. Pertanyaan dari orang ternama. Anda juga bisa memberikan pertanyaan yang menggiring rasa ingin tahu audiens dan diajukan oleh seorang tokoh terkenal.



More info? Kunjungi www.PublicSpeakingSurabaya.id

Atau hubungi Marketing Kami di 0822-6073-8344 (GIO)

Mengatasi Rasa Takut Saat Presentasi

Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Takut Saat Presentasi?

ahli presentasi, kelas public speaking, Kursus public speaking, pelatihan public speaking, public speaking surabaya, sekolah public speaking, skill presentasi, teknik presentasi,




Ketakutan sebetulnya hal yang wajar dan alami karena merupakan bagian dari emosi. Emosi itu bersifat positif. Namun, emosi baru menjadi negatif kalau diluapkan tidak pada tempatnya dan tidak menyelesaikan masalah, yang justru membuat masalah baru.

Penyesuaian Diri
Ketakutan umumnya adalah tanda dari ketidakbiasaan melakukan sesuatu. Penyesuaian diri bisa dilakukan dengan dua cara:

Secara Fisik
Datanglah lebih awal untuk mengecek segala sesuatu.

Secara Mental dan Pikiran
Tubuh dan Pikiran adalah satu paket. Tidak nyaman pada salah satunya dapat mengubah keduanya.

Pernapasan
Secara logika saat seseorang merasa takut, napas yang ditarik menjadi pendek. Apalagi kebanyakan orang melakukan pernapasan dada, yang tidak banyak menarik oksigen. Hal itu dapat menyebabkan tubuh menjadi dingin, pucat dan gemetar dan oksigen tidak secara maksimal masuk kedalam otak bisa terjadi kebingungan atau “blank”. Oleh karena itu ketika Anda takut bernapaslah menggunakan perut Anda, dengan cara:

Taruh tangan kanan di atas perut
Tarik napas dengan hidung
Rasakan perut Anda mengembung saat Anda menarik napas
Embuskan napas perlahan-lahan dengan mulut
Rasakan perut Anda mengempis saat napas diembuskan atau dikeluarkan.
Perubahan Bahasa Tubuh
Dengan mengubah bahasa tubuh kita bisa mengubah emosi dan kondisi pikiran, caranya:

Ubah napas (gunakan pernapasan perut)
Ubah arah (lihat ke atas)
Tersenyum walau dipaksakan
Gunakan bahasa tubuh terbuka
Busungkan dada
Berdiri tegak
Lompat-lompat
Pemanasan
Pemanasan yang Anda lakukan adalah membicarakan topik yang akan Anda bicarakan dengan orang yang Anda kenal, misalnya teman Anda. Tidak perlu membuat mereka mengerti, yang Anda butuhkan adalah pemahaman apa yang akan Anda sampaikan

Penjangkaran atau Anchor
Selama ini Anda memiliki jangkar yang mungkin terbentuk secara tidak sengaja. Namun, dengan metode yang sama, kita bisa membuat jangkar secara sengaja, yang dimaksudkan untuk memunculkan memori dengan muatan emosi tertentu yang akan mengubah emosi saat ini. Saat Anda membutuhkan emosi percaya diri, picu jangkar Anda dengan mempertemukan jari tengah dan ibu jari kanan Anda. Secara fisiologis, tubuh Anda akan mengekspresikan bahasa tubuh percaya diri.



More info? Kunjungi www.PublicSpeakingSurabaya.id



Atau hubungi Marketing Kami di 0822-6073-8344 (GIO)

Kejelasan dan Ketepatan Penyampaian

Bagaimana Menyususn Kejelasan dan Ketepatan Penyampaian?

ahli presentasi, kelas public speaking, Kursus public speaking, pelatihan public speaking, public speaking surabaya, sekolah public speaking, skill presentasi, teknik presentasi,



Secara umum, pengguna istilah “pelafalan”, “pengucapan”, dan “artikulasi” adalah sinonim. Namun, sejatinya, pelafalan mencakup tiga proses yang berbeda. Oleh karena itu, bisa didefinisikan sebagai penyampaian satu suku kata atau kelompok kata dengan memerhatikan artikulasi, aksentuasi dan pengucapan.

“Semakin sedikit yang Anda punya, Anda pun semakin perlu untuk mengembangkan dan menonjolkan apa yang Anda miliki” kata Nathan Sheppard.

Artikulasi
Artikulasi adalah pembentukan dan penggabungan dari bunyi bahasa dasar. Ada empat alas an mengapa begitu banyak pembicara yang memiliki artikulasi yang sangat tidak jelas; ketidaktahuan akan bunyi bahasa dasar, tidak bisa membedakan antara suara-suara yang mirip, penggunaan organ-organ vocal secara ceroboh serta malas dan tekad yang melempem. Setiap orang yang selalu memahami dirinya akan mengetahui cara menangani setiap kekurangan ini.

Aksentuasi
Aksentuasi adalah penekanan yang tepat pada suku kata di dalam kata atau kalimat, lebih dikenal dengan istilah pelafalan. Mempelajari Aksentuasi terhadap kosakata yang sangat banyak, serta tetap mengikuti perubahan penggunaannya membutuhkan usaha seumur hidup. Namun, bagi telinga yang tajam, kajian terhadap asal usul kata, dan kebiasaan membuka kamus, terbukti sebagai penolong-penolong perkasa dalam tugas yang tidak akan pernah usai ini.

Pengucapan
Pengucapan yang benar adalah penyampaian yang lengkap terhadap seluruh bunyi suku kata atau satu kata. Artikulasi yang salah akan menghasilkan kesalahan bunyi vocal di dalam satu kata atau suku kata.

Pengucapan yang tidak sempurna disebabkan oleh kekurangtelitian dan kekakuan bibir. Ini bisa dikoreksi dengan mencermati pembentukan setiap suku kata saat diucapkan. Berlatih mengucapkan serangkaian bunyi setiap hari akan secara cepat meluweskan bibir dan menajamkan pikiran, sehingga setiap kata yang akan diucapkan sudah melewati proses pemahaman kesempurnaan bunyinya.

Kita memahami bahwa sesuai dengan tujuan kita, ketika bunyi suatu kata diartikulasikan secara tepat, setiap suku kata ditekankan secara benar dan makna sejatinya menyertai setiap bunyi dalam pengucapannya, berarti kita sudah memiliki pelafalan yang benar. Berhati-hatilah agar tidak terlalu menonjolkan suku kata, sehingga membuat kalimat justru terasa kaku dan membosankan. Penggabungan harus tetap dilakukan secara pantas.




More info? Kunjungi www.PublicSpeakingSurabaya.id

Atau hubungi Marketing Kami di 0822-6073-8344 (GIO)

Menyenangkan Audiens Saat Berpidato

Bagaimana Cara Menyenangkan Audiens Saat Berpidato?

ahli presentasi, kelas public speaking, Kursus public speaking, pelatihan public speaking, public speaking surabaya, sekolah public speaking, skill presentasi, teknik presentasi,


“Saya bekerja untuk menghormati publik secara total dan mereka membayar saya untuk bekerja” Jose Mourinho

Salah satu tugas terpenting pembicara, selain menyampaikan ide-ide yang tertuang dalam berpidato adalah “memuaskan” audiens. Ada sejumlah cara untuk membuat audiens puas dengan training yang Anda selenggarakan, seperti hal berikut:

Game
Buatlah permainan kelompok untuk menjelaskan suatu hal. Setiap permainan yang Anda buat harus memiliki keterkaitan dengan game yang akan Anda lakukan. Permainan bisa dilakukan oleh dua atau tiga orang secara berkelompok.

Humor
Humor bisa berasal dari pengalaman Anda atau pengalaman orang lain, namun harus diingat bahwa jangan sampai humor yang Anda sampaikan mengandung unsur SARA.

Libatkan Panca Indera Audiens (visual, auditory, kinestetik)
Manusia memasukkan informasi melalui pancaindra. Dari kelima indra itu ada “kegemaran” sebagai tempat masuk informasi terbanyak. 55% indra penglihatan (visual), 37% indra pendengaran (auditory), dan 8% indra gerak (kinestetik). Karena Audiens Anda terdiri atas tiga tipe ini, setiap presentasi Anda harus melibatkan ketiga indra tersebut, misal:

Membuat Slide presentasi
Menyisipkan viedo dalam presentasi
Memutar lagu saat memulai acara, diskusi, jeda, maupun selesai acara
Menyiapkan cerita atau kisah yang menyentuh sebagai inspirasi
Buat audiens banyak bergerak, dengan senam atau melompat-lompat.
Cerita
Kumpulkan cerita-cerita motivasi, seperti kisah orang yang sukses di bidang tertentu, yang bisa Anda gunakan untukn menambah “bumbu” dalam menciptakan gambar di benak audiens. Anda pasti pernah mendengar kata-kata berikut:

“Kepalaku seperti mau pecah”

“Aku bahagia seperti burung berkicau”

“Hidup itu ibarat semamngkuk buah ceri”

Itulah metafora, yang memberikan makna dan intensitas emosional yang lebih besar. Apakah metafora itu? Metafora itu symbol, dan karenanya bisa menciptakan intensitas emosional yang lebih cepat dan lengkap daripada kata-kata tradisional yang kita gunakan. Cara membangun metafora:

Identifikasi masalah secara jelas
Cari karakter dan struktur dari masalah itu
Cari situasi yang setara/seimbang
Cari solusi yang berbentuk pelajaran
Ketika menggunakan metafora dalam berkomunikasi, Anda mendapat beberapa manfaat diantaranya:

Merangsang kreatifitas
Menciptakan kegembiran
Membangkitkan emosi
Memberi pencerahan
Memberi perhatian


Menciptakan kesenangan hidup


More Info? www.PublicSpeakingSurabaya.id

Atau Hubungi Marketing Kami di 0822-6073-8344 (GIO)